4 Years of Blogging

Untitled

Happy Anniversary for my blog! 😀

Nggak nyangka kalau udah 4 tahun blogging di blog ini. Nggak banyak kesan sih, karena blog ini postingannya gado-gado. Isinya campur-campur lirik lagu lah, curhat lah, info lah, dsb.

Aku punya banyak blog, dan aku lebih suka ngepost review di Blog ku yang satu ini Books Are My Heroin

Harapanku…. Semoga aku bisa lebih konsisten lagi ya guys posting dan berbagi di blog ini, aamiin

 

Jika tak bisa berkata baik, lebih baik Diam

Pepatah mengatakan “Diam itu Emas” maknanya ialah Apabila kita tak bisa mengatakan yang baik-baik, maka lebih baik diam.

Kita seringkali mendengar kata-kata pedas yang diutarakan oleh orang lain, baik itu dari orang-orang di sekitar kita, di tv, di social media, dll.

Yang paling parah aku tahu, banyak komentar pedas di social media artis-artis, entah itu dari haters tingkat akut atau orang yang sekedar nggak suka sama mereka.

Miris waktu dengar/baca perkataan pedas kayak gitu, apalagi kalau orang yang mereka kata-katain itu sama sekali nggak salah. Lagipula mental seseorang itu berbeda-beda terhadap kritikan, hinaan, dsb. Ada yang cuek banget dan ada yang kebawa perasaan dan down.

Berdasarkan pengalaman aku sendiri, aku juga sering banget dikata-katain pedas kayak gitu, aku bingung karena aku nggak tahu apa salah aku sama mereka sampai mereka ngata-ngatain aku kayak gitu 😦

Yang paling aku inget itu waktu aku masih SD dan lagi seneng-senengnya main sama tetanggaku. Aku sering banget main sama mereka. Waktu aku pulang ke rumah, aku dikasih tahu mbakku kalau nggak boleh main ke rumah orang terus-terusan karena aku dikatain si pemilik rumah kayak anak nggak punya rumah, hiks 😥

Aku langsung down dan nggak nyangka banget kalau dikatain sampai segitunya. Yang ngatain aku itu nenek dari temanku. Kebayang nggak sih, aku waktu itu masih kecil, masih SD dan lagi seneng banget main bareng teman-temanku, tapi aku malah dikatain sampai segitunya. Padahal yang ngatain aku udah nenek-nenek, seharusnya beliau bisa maklum lah, namanya juga anak kecil. Nggak malu sama umur ya, sudah tua tapi sikapnya kayak anak kecil.

Sejak saat itu aku jarang main bareng teman-temanku dan lebih sering di rumah aja.

Yang bisa kita ambil dari kejadian ini adalah Kita harus berhati-hati mengungkapkan fikiran kita, jangan sampai kata-kata kita menyakiti orang lain. Kita juga harus melihat kepada siapa kata-kata kita ditujukan, apakah sebaya dengan kita atau lebih kecil dari kita 🙂

Habis Manis Sepah Dibuang

Kata kiasan itu sering banget kita dengar di sekitar kita, baik dari teman, saudara, dll. Rasanya sudah pasti kecewa banget kalau digituin. Bayangin aja, kamu sudah melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain, tetapi balasannya malah sebaliknya. Mereka tidak pernah melihat apa yang kamu berikan kepada mereka. Kalau bahasa kasarnya sih “Gak tahu balas budi” sudah diberi pertolongan tapi balasannya malah menjatuhkan, sama seperti bebasan “Tulung Menthung” yang artinya sudah ditolong tetapi malah memukul.

Ketika sudah digituin, saya cuma bisa sabar aja. Saya yakin kok, kalau suatu saat dia pasti merasakan apa yang saya rasakan. Roda kehidupan selalu berputar sob 😉

Tetapi ada hal yang ingin saya sampaikan sama kalian atau kamu yang sedang membaca tulisan ini dan pernah melakukannya. Ketika orang lain berbuat kebaikan padamu, balaslah dengan kebaikan pula. Ucapkan terima kasih pada mereka yang telah membantumu. Kalau kamu membalasnya dengan baik, kamu pasti akan mendapat keuntungan yang banyak pula, ingat peribahasa “Siapa menanam pasti menuai