Tipe Cewek Dilihat dari Selera Filmnya

Apa hubungannya cewek sama film? Yah, biasanya di sebuah film ada cewek dan biasanya cewek itu justru jadi daya jual buat film itu (baca: Transformers). OK, itu kalo di film kan. Tapi, apa hubungannya cewek dalam dunia nyata dengan film? Gak ada hubungan langsung sih, tapi kamu bisa melihat kepribadian cewek dari selera filmnya loh. Misalnya begini:

#Suka Chick Flick / Romantic Comedy

Film-film kayak: The Ugly Truth, Life As We Know It, Sex and The City, Valentine’s Day

Berarti: Cewek itu adalah seorang hopeless romantic. Ya belum tentu hopeless sih sebenernya, tapi pasti merupakan tipe cewek yang mengharapkan sebuah hubungan romantis yang bakal berakhir happy seperti di film-film yang ditontonnya. Pada umumnya cewek-cewek ini gampang banget nangis kalo nonton film dan ini adalah tipe-tipe cewek yang suka mengeluarkan komentar, “Aaaaaa…coo cwiiiiitttt!!!”

#Suka Fantasy / Animasi

Film-film kayak: Ice Age, Narnia, Finding Nemo, Harry Potter

Berarti: Cewek ini agak kekanak-kanakkan. Bukan berarti selalu kekanak-kanakkan dalam hal yang buruk seperti kalo makan harus disuapin atau masih ngompol ya, bisa aja dia seseorang yang sangat dewasa dan mandiri. Tapi kelakukannya terkadang suka kayak anak-anak, dalam artian gaya bicara, sikap, dan mungkin pemilihan aksesoris. Ya gitu deh. Ngerti kan maksudnya?

#Suka Film Bertema Perempuan

Film-film kayak: Pertaruhan (At Stake), Perempuan Punya Cerita, Working Girls, A League of Their Own, The Color Purple

Berarti: Feminist atau tanpa disadari agak feminist. Dalam hatinya mungkin tipe cewek ini ingin bekerja di komnas perempuan dan selalu ingin berjuang demi kesetaraan gender. Biasanya tipe cewek ini langsung semangat begitu ngomong topik yang nyenggol masalah perempuan dan tidak segan-segan berdebat.

#Suka Film Action

Film-film kayak: Film-film Jason Statham, Film-film Jackie Chan, Film-film Tony Jaa

Berarti: Mungkin cewek ini adalah cowok.

#Suka Film Slasher/Horror/Gore

Film-film kayak: A Serbian Film, Cannibal Holocaust, apapun yang ada orang digorok secara realistis.

Berarti: Mungkin dia adalah psikopat.

#Suka Film-Film Michel Gondry

Film-film kayak: Eternal Sunshine of the Spotless Mind, Be Kind Rewind, Science of Sleep, Tokyo!

Berarti: Hipster. Soalnya kayaknya keren aja kalo ngomong, “gue suka film-filmnya Gondry”.

#Suka Film-Film yang Kamu Gak Tau

Film-film kayak: Film-filmnya Luis Bunuel, film-filmnya Ingmar Bergman, film-filmnya Francois Truffaut, film-filmnya Jean-Luc Godard. Lo tau film El Topo? Gak tau yah? Itu salah satu favorit gue juga sih.

Berarti: Film-snob. Dia akan membuat kamu merasa hina dan tidak layak berada di hadapannya kalo lagi ngomongin film. Dia akan menyebut film favorit kamu sepanjang masa (Transformers) adalah film sampah dan gak layak ada. Abis ngobrol sama dia, pulangnya kamu akan merasa hidup kamu selama ini sia-sia.

#Tipe yang Gak Suka Film

Film-film kayak: Ya gak ada. Kalo kamu ajak nonton dia bakal bilang, “Jangan pernah ajak gue nonton. Gue gak mau duduk gak ngapa-ngapain selama dua jam di dalem bioskop.”

Berarti: Biasanya yang kayak gini tipe nyentrik sih. Mungkin dia tipe yang kalo ketemu orang gak mau salaman karena tangan orang katanya “banyak kuman”. Mungkin dia tipe yang kalo kamu dateng ke rumahnya, kamu cuma boleh duduk di teras, karena kamu “bikin kotor”. Mungkin uang di dompetnya gambar pahlawannya ngadep ke sisi yang sama semua. Pokoknya aneh banget deh. Gak asik.

Artikel Masalah

B. 1. Pengertian Masalah
Masalah adalah hambatan atau rintangan termasuk persoalan hidup yang mengganggu atau menghambat kelancaran khidupan seseorang maupun dalam pencapaian tujuan. Dengan kata lain masalah merupakan sesuatu yang menghambat, merintangi atau mempersulit seseorang mencapai maksud dan tujuan tertentu.
2. Macam-Macam Masalah
Ada 10 macam permasalahan yang dapat menjadi sumber masalah, diantaranya :
a. Masalah kondisi fisik, antara lain :
Gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dsb.
b. Masalah keluarga, antara lain :
• Adanya dominasi orang tua
• Broken home
• Kondisi rumah yang kurang memadai
c. Penggunaaan waktu luang
Masalah penggunaan waktu luang sangat erat hubungannya dengan disiplin yang perlu dilatih sejak kecil. Penggunaan waktu luang yang kurang baik disebabkan karena :
• Tidak dapat mengatur waktu
• Kurangnya biaya dan peralatan untuk pengembangan bakat
• Kurangnya minat dalam kegiatan diluar sekolah
d. Masalah kepribadian
Kepribadian merupakan bagian dari kejiwaan dan menyangkut aspek kepribadian seseorang. Masalah yang mudah muncul antara lain :
• Terlalu peka
• Terlalu agresif
• Terlalu percaya diri atau sebaliknya
• Ketidakstabilan emosi
e. Masalah keagamaan, antara lain :
• Keraguan dalam memilih suatu agama
• Orang tua terlalu religious
• Fanatik terhadap agama orang lain
f. Masalah sehubungan dengan belajar
• Kebiasaan balajar yang tidak baik
• Sangat tergantung kepada guru
• Tidak senang kepada guru
• Tempat belajar kurang memadai
• Prestasi belajar menurun
g. Masalah moral
• Adanya kebiasaan berbohong, suka mencuri, dsb.
• Terlalu membeda-bedakan teman dalam bergaul
• Tidak mempunyai etika yang baik
h. Masalah study lanjut
Masalah-masalah yang berkaitan dengan study lanjut diantaranya :
• Pemilihan sekolah yang diinginkan
• Pemilihan jurusan, dsb.
i. Masalah bergaul dengan lawan jenis
• Terlalu takut bergaul dengan lawan jenis
• Minder, dsb.
j. Masalah perkembangan
3. Cara-cara mengatasi masalah
Setiap orang pasti mempunyai masalah. Maka dari itu diperlukan langkah-langkah untuk mengatasi masalah, antara lain :
• Jangan suka menunda pekerjaan
Kebiasaan suka menunda pekerjaan akan menimbulkan masalah pada individu itu sendiri. Pikirkan bahwa pekerjaan ini harus saya selesaikan secepatnya dan hari ini juga.
• Cintai apa yang kamu lakukan
Apapun yang kamu lakukan, lakukanlah itu dengan penuh kecintaan. Bila kita mencintai apa yang kita lakukan, kita akan mampu melakukannya tanpa kata malas dan putus asa.
• Berfikirlah positif
Positif dan negatif merupakan dua hal yang berlawanan. Terkadang ketika pikiran negative muncul, kita merasa pesimis dalam mengatasi masalah. Jika pikiran itu muncul maka segera arahkan ke hal yang positif sehingga mampu memotivasi kita untuk berusaha semaksimal mungkin.
• Buat komitmen
Berkomitmenlah dengan diri sendiri untuk menjalani hidup lebih baik dan bertanggung jawablah terhadap komitmen yang kamu buat.
• Action
Mulailah berani melangkah dan jangan diam saja. Lakukan perubahan dalam diri dengan melakukan hal-hal yang menuju arah kemajuan walau sekecil apapun.
• Konsultasikan masalah dengan orang yang lebih kompeten dibidangnya, misalnya orang tua,guru BK/konselor, atau psikolog.